Terungkap Cara Kerja Bisnis Ilegal Judi Online di Indonesia

Terungkap Cara Kerja Bisnis Ilegal Judi Online di Indonesia

Terungkap Cara Kerja Bisnis Ilegal Judi Online di Indonesia. Direktorat Reserse Kriminil Umum Polda Kepulauan Riau membuka masalah judi on-line dengan omzet menjangkau miliaran rupiah. Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan empat orang tersangka yaitu Indah, Putri Mella, Eva Susanti serta Santi.

“Penangkapan dikerjakan pada Sabtu 5 Mei 2018. Keempatnya di tangkap ditempat berlainan,” kata Wakil Direktur Kriminil Umum Polda Kepri, AKBP Arie Dharmanto saat di konfirmasi.

Untuk modus operandi, beberapa tersangka yang bertindak jadi sales yakni Indah, Mella serta Ayu mencari anggota atau pemain lewat cara menelepon untuk mengajak gabung di website iMobet.

“Sesudah pemain registrasi diteruskan pada tersangka yang bertindak jadi admin bernama Eva untuk didata serta diantar pada trainer yang pernyataan tersangka server ada di Manila, Filipina untuk diterima jadi anggota serta juga akan diberi IP Address,” katanya.

Sesudah memperoleh IP Addres, jadi pemain dapat mendeposit dana agar bisa lakukan taruhan di website itu. Bila menang, jadi uangnya segera ditransfer ke rekening pemain oleh trainer. Demikian pula upah admin serta sales di kirim lewat lewat transfer.

Selesai memperoleh laporan dari orang-orang, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri lakukan penyelidikan sepanjang satu bulan. Sampai pada akhirnya pada Sabtu minggu lantas penyidik mengamankan tersangka Indah di kamar kos-kosannya.

“Setelah itu dikerjakan pengembangan serta tiga tersangka yang lain diamankan,” tuturnya.

Dari pernyataan tersangka, dalam satu hari dapat menyatukan uang taruhan sebesar Rp100-150 juta atau dalam satu bulan dapat menjangkau miliaran rupiah.

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan beberapa tanda bukti sebagian unit handphone, sebagian kartu anjungan tunai mandiri (ATM), laptop serta sebagian buku tabungan. Atas tindakannya, beberapa aktor dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimum 10 th. penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *