Tas Ini Terbuat Dari Botol Plastik Namun Sekilas Mirip Tas Kulit Yang Cantik

Tas Ini Terbuat Dari Botol Plastik Namun Sekilas Mirip Tas Kulit Yang Cantik

Tas Ini Terbuat Dari Botol Plastik Namun Sekilas Mirip Tas Kulit Yang Cantik

Tas Ini Terbuat Dari Botol Plastik Namun Sekilas Mirip Tas Kulit Yang Cantik. Sekilas mirip tas kulit, tapi siapa sangka, sebuah tas cantik berwarna cokelat itu justru terbuat botol plastik bekas minuman soda. Jenis plastik PET yang menjadi bahan dasar produk minuman itu, bisa diubah menjadi tas kece.

Dikutip dari rilis Plastic Reborn, data dari Kementerian LHK setidaknya menyebutkan saat ini sampah lndonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Menurut data BPS, tingkat perilaku memilah sampah di rumah tangga masih relatif rendah, yaitu 18,84 persen.

Sementara perilaku tidak memilah sampah sebelum dibuang masih relatif tinggi yaitu 81,16 persen. Maka dari itu, edukasi menjadi peran utama dalam memicu anak muda di bangku SMA untuk mau mengubah botol plastik bekas menjadi tas keren yang bermanfaat baik.

“Proses pembuatan tas ini memiliki tiga tahap utama yaitu edukasi, pemberdayaan dan inspirasi. Di edukasi, bukan hanya untuk memprovokasi pemikiran baru tapi juga aksi nyata untuk membiasakan budaya pilah sampah. Kegiatan dititikberatkan pada proses pemilahan sampah botol kemasan plastik melalui pendistribusian collection drop box di hampir 100 titik di SMA & Universitas di kawasan Jakarta dan sekitarnya,” ujar Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia, Titie Sadarini.

Di kesempatan yang sama, Operation Manager Waste4Change, Annisa Paramitha mengatakan, pemilihan sampah plastik yang bersih tanpa tercampur bahan sampah lainnya, bisa berkualitas baik. Di mana, produk tas ini memanfaatkan setidaknya 30 persen kandungan plastik jenis PET dari botol kemasan bekas pakai.

“Harga plastik PET berkisar di bawah Rp 3000 per kilo nya. Jangan heran proses pemilihan sampah sangat penting karena bisa membuat plastik bernilai sangat mahal dan menjadikannya tas berkualitas baik dan bernilai tinggi,” ungkapnya.

Dalam rangkaian prosesnya, sampah botol kemasan plastik yang terkumpul akan diproses menjadi serpihan flakes. Kemudian memasuki fase pencampuran dan pencetakan (moulding) untuk kemudian dilanjutkan ke proses perangkaian menjadi tas multifungsi.

Proses desain dan perangkaian dilakukan oleh Greeneration lndonesia dengan mempertimbangkan estetika dan fungsi, dimana tas ini dapat digunakan oleh pria maupun wanita, menampung barang-barang penting seperti dompet, telepon genggam, kartu-kartu identitas, charger dan kabel, hingga buku catatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *